Cirebon. Melalui Tradisi Saparan Keraton Kaprabonan Cirebon terus menjaga Tradisi Budaya leluhur yang sarat dengan nilai Relijius,gotong royong,kepedulian sosial,rasa syukur kepada Alloh SWT. Dalam pelaksanannya Pangeran Handi Raja Kaprabonan SE.MM (Sultan Kaprabonan X) beserta keluarga dan keluarga besar Keraton Kaprabonan Cirebon juga Warga Cirebon melaksanakan Doa bersama,ikhtiar,memaafkan dan berbagi kepada sesama,karena semua ini merupakan bagian penting dalam bermasyarakat.
Seperti yang di jelaskan Handi Raja Kaprabonan didampingi Keluarga besar Keraton Kaprabonan " Rangkaian rebo wekasan di Bulan Sapar adalah tradisi saparan yang rutin dilaksanakan keraton Kaprabonan Cirebon di setiap tahunnya,ini sebagai wujud doa bersama kepada alloh SWT agar seluruh masyarakat memdapatkan keselamatan,kesehatan,keberkahan serta dijauhkan dari segala macam musibah dan segala macam marabahaya".
Acara Curak Raja dan Ratu Keraton Kaprabonan Cirebon .Dalam pelaksanaan tradisi saparan (Apem Sapar) yang di gelar Rabu 12 Agustus 2026,tanggal jawa 26 sapar Be 1960 pukul 10.00.WIB sampai selesai, bertempat di Keraton Kaprabonan Cirebon.
Susunan acaranya Sholat sunah tolak bala (Sholat sunnah Lidafil bala) adalah sholat sunah dua rokaat yang diamalkan sebagian umat islam untuk memohon perlindungan kepada alloh SWT dari marabahaya dan musibah, ibadah ini sering dikaitkan dengan moment tertentu yaitu Rabu terakhir dibulan sapar (Rabu Wekasan) meski dapat dilaksanakan kapan saja.
Dari sekian rangkaian acara tersebut memiliki makna diantaranya "Makna dari Apem dan Kinca: Apem berasal dari kata arab 'Afwun' yang berarti ampunan krpada alloh SWT dari segala khilaf dan dosa,Kinca (kuah gula merah) bercita rasa manis melambangkanharapan agar kehidupan dipenuhi keberkahan,kerukunan dan manisnya persaudaraan setelah memperoleh ampunan dari alloh SWT.
Bahkan ada juga tradisi Curak karena dalam rangkaian acara saparan pasti ada acara Curak yaitu menebar uang koin atau uang logam kepada masyarakat,tradisi ini sebagai lambang sedekah berbagi rejeki dan memohon kepada alloh SWT, agar dijauhkan dari segala bala serta diberikan keberkahan dan keselamatan bagi keraton,keluarga besar keraton dan seluruh wargi Kaprabonan.
Acara Rebo Wekasan adalah salah satu Rangkaian Acara Kegiatan Maulid Nabi Panjang Jimat". jelas Handi Raja.
Acara tersebut dihadiri oleh, Keluarga besar Keraton Kaprabonan,Asih Mintarsih (Owner Media Koran Cirebon),Papih Tanto (keluarga keraton kaprabonan),tokoh ulama,tokoh pemuda,tokoh masyarakat,jamaah musholah Keraton Kaprabonan juga warga sekitar.
Mimin Sulaeman Ratu Keraton Kaprabonan X (Istri sultan kaprabonan X) Cirebon menambahkan "Acara berjalan lancar dan sukses,semoga Doa dan keinginan Raja Kaprabonan dan Keluarga beserta keluarga besar Keraton Kaprabonan juga warga cirebon akan di kabulkan alloh SWT.Amin ya robal alamin.tutupnya.
(Firda Asih)





Post A Comment: