BOX REDAKSI




Diterbitkan Oleh :PT. MEDIA KORAN CIREBON


SK KEMENKUMHAM NOMOR AHU: AHU-0038836.AH.01.02.TAHUN 2026


Berdasarkan : UU No. 40. Tentang PERS



Diterbitkan di Jakarta, tanggal: 9 April 2025 Perubahan ke-1, tanggal: 18 Juni 2026

NPWP PT. 1000.0000.0132.1367




Akta Pendirian No.8 Tanggal 18 JUNI 2026 Notaris HENDRI WIJAYA,SH,M.kn

Pendiri : Dr. Agus Manurung, SE.SH.MH., Asih Mintarsih / Firda


Dewan Pembina : Dr. Agus Manurung, SE.SH.MH., Dr. H. Diding Syafrudin. Asep Nana, Piiryanto SH, Suwandi SH Muhadi


Penasihat Hukum : Dr. Agus Manurung, SE.SH.MH., Dr. Lusia Sulastri SH.M.H. (Jasmine), Dodi Dosanto SH, Umar Amaro SH


Pemimpin Umum : Darma Kusuma


Pemimpin Perusahaan : Asih Mintarsih


Pemimpin RedaksI : Arief Yolando


Wakil Pemimpin RedaksI : Asep Nana


Dewan Redaksi : Dr. H. Diding Syarifudin H. Darma Kusuma, Suwandi, Ferry Rusdiono, Brigjen Pol (P) DRS. A. Rusno Prihardito , Wagi Altasya, Bambang Eko S, Ating


Redaktur : Al Banzary, Firda Asih


Editor : Nurrudin


Korlap : Rukma Hermada


Sekertaris Redaksi : Mala Sari Wangi


Bendahara Redaksi : Valeriana Ernowo


Staff Redaksi : Muali, Andri, Shidiq Wibisono, Showadi, Nurkaman SH, Betran Ernowo, Rizqin, Khaerunisa, w


Pemasaran : Renaldo Ernowo SE


Layout : Jegrog


Kaperwil Jabodetabek : Rusdiono


Kaperwil Jateng : Nana


Korwil : Nurzaman


Kabiro Kabupaten Musi Banyuasin: Albert Gupiarta


Investigasi : .


KABIRO KORAN CIREBON


Kota Cirebon : Tedi


Kabupaten Cirebon : Reynaldi


Cirebon Timur : Dasuki


Cirebon Utara : Supriyadi


Cirebon Barat : Diding .


Indramayu : Agus Suherman


Kuningan : Kodir


Majalengka : Indah JusariDliki Darda


Cimahi :


Bali :


Subang : Gustav SH.SE


Garut : Beni Nugraha AMD.KD


Bengkulu :


Lampung Utara : / Okti


Tegal :



Brebes :


WARTAWAN KORAN CIREBON


Kota Cirebon :Tatang, Godrianto, Dodi Agustian


Kab. Cirebon : Safitri,


Subang :Arthur SH.SE


Kuningan : Piem Apriyanto


Majalengka : .


Indramayu :


Jabodetabek : Megy Aidillova, ST


Jawa Tengah :


Jakarta (Wilayah Liputan KPK, Kementerian dll) : Feri Rusdiono

Sumatera Selatan :

Albert Guhviarta
Bandung : Jamaludin


Cimahi :


Bekasi :


Bengkulu :

Cianjur : Moh. Arfin Yusuf

No. Rek BRI : 4130-01-012390-53-1

Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan :

KANTOR PUSAT: Perumahan Pejambon Van Java Kelurahan Pejambon Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon

Telp : 0895 7087 71888 - 0821 1776 2817

Percetakan :

Isi di luar tanggung jawab percetakan
Design Amanda
Pengiriman Berita :redaksikorancirebon@gmail.com

koranecirebon@gmail.com

Iklan dan Pemasaran :
Tarif Iklan Koran Cirebon: Display Berwarna Halaman 1 Rp. 110.000 mm. Display Berwarna Reguler Rp. 60.000 mm. Display Hitam Putih Rp. 40.000 mm Baris Rp. 25.000 mm
Navigation
Berita Terkini // Lihat Semua 

PILKADA 2020 HARUS DITUNDA RAWAN PENYEBARAN COVID-19

KORAN CIREBON  (JAKARTA)Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) menilai Pemerintah perlu menunda perhelatan akbar Pilkada serentak 270 Daerah, 9 Desember 2020 karena rawan memicu penyebaran Covid-19.

 Setelah menembus 100 ribu orang terinfeksi, pemerintah harus mengevaluasi potensi yang mampu menimbulkan penyebaran.

“Pilkada serentak di 270 daerah tingkat Propinsi dan Kabupaten/Kota, salah satu kegiatan yang akan berkontribusi memicu peningkatan penyebaran Covid-19.

 Saat ini Indonesia masih sangat rawan, jika pemerintah tidak memiliki “sense of crisis”,” tegas Sekjen MOI, HM. Jusuf Rizal menjawab pertanyaan media di Jakarta. 

Menurut pria berdarah Madura-Batak itu, jika pemerintah tetap memaksakan kehendaknya melaksanakan Pilkada serentak, kemungkinan Indonesia harus menyiapkan Rumah Sakit khusus yang lebih banyak dan menyiapkan pemakaman yang lebih luas di berbagai daerah bagi penderita dan yang wafat akibat Covid-19.

 Dan tentunya membutuhkan biaya besar dan tenaga medis yang lebih banyak,total kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia pada hari Selasa (28/7/2020) pukul 08.00 WIB menembus angka 101.525 dari jumlah tersebut sebanyak 58.173 pasien berhasil sembuh dan 4.895 meninggal dunia.

Sekarang penderita terinfeksi menembus lebih 100 ribu orang, pemerintah seharusnya mulai mengevaluasi terhadap strategi dan sistem penanganan Covid-19,kondisi saat ini sudah sangat mengkhawatirkan yang dapat membuat ketahanan bangsa ambruk. 

Saat ini kita sedang perang menghadapi lawan yang tak tampak, sehingga penanganan oleh pemerintah harus lebih serius.

Dicontohkan, China sebagai negara yang pertama kali menghadapi wabah virus ini, pada periode yang sama melaporkan 83.891 kasus Covid-19. Dari jumlah tersebut 78.918 ribu pasien berhasil sembuh dan 4.634 meninggal dunia.

 Sementara Indonesia jumlah yang terinfeksi dan meninggal dunia akibat wabah Covid-19 telah jauh melampaui China.

“Kita bisa bayangkan dengan adanya Pilkada akan banyak protokol kesehatan dilanggar, seperti membatasi hubungan sosial, jaga jarak, dll. Setiap kandidat bersama tim suksesnya akan memobilisasi masa, buat kegiatan seperti sepakbola, hiburan, kampanye, dll. Itu semua berpotensi penyebar Covid-19,” tambah Jusuf Rizal yang juga Presiden LSM LIRA (Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat) itu.

Hasil kesimpulan diskusi MOI (MOI Institute) Pilkada serentak di 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota, menilai akan adanya potensi kerawanan yang tinggi penyebaran Covid-19.

 Akan lebih strategis dilakukan penundaan, dan semua pihak fokus melawan penyebaran Covid-19 demi ketahanan bangsa.

“Ada baiknya semua alokasi dana untuk kebutuhan yang tidak mendesak difokuskan pada penanganan pandemi Covid-19, ketahanan masyarakat, dan mendorong kegiatan ekonomi, namun dilakukan dengan pengawasan dalam pemanfaatan dananya secara tepat guna dan tepat sasaran,” ujar Jusuf Rizal.

Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) merupakan organisasi yang memayungi perusahaan media online di seluruh Indonesia.

 Organisasi ini didirikan 18 September 2018, kini memiliki ribuan jurnalis. Pengurus DPP MOI : Ketua Umum, Rudi Sembiring Meliala; Ketua Harian, Siruaya Utamawan; Sekjen, HM. Jusuf Rizal dan Bendum, Hj. Candra Manggih.
  (Asih Mintarsih)
Banner

Post A Comment: