![]() |
| Aip Buhori (25) Wartawan Media Ayo Kerawang, (foto, istri Arief) |
KERAWANG, Aip Buhori (25) Wartawan Ayo Kerawang yang tak kenal lelah dalam mencari bahan berita. Beranjak dari keluarga sederhana dengan ekonomi rata-rata menengah kebawah. Ayah sebagai tukang jahit konvensional dan Ibu yang tekun sebagai Ibu Rumah Tangga.
Tumbuh sebagai anak ke-4 dari 5 bersaudara, Aip tidak hidup yang serba lebih. Dengan segala keterbatasannya, setelah lulus SLTA dirinya bekerja di Warung Bakso dan jus dekat rumahnya.
Berjalannya waktu, termotivasi dari Kakak Kandungnya yang sudah lebih dahulu menjadi wartawan Radar Karawang akhirnya Aip juga mengikuti jejak Saudara kandungnya tersebut.
Karena hal tersebut, akhirnya Aip mengambil keputusan untuk bergabung menjadi kontributor di media Fakta Jabar pada 2021.
"Saya mencoba memotivasi diri saya untuk aktiv di sebagian Wartawan. Sehingga dengan 3 bulan saya Training sebagai Kontributor, dibulan ke-4 saya sudah diterima sebagai Wartawan aktiv," ujarnya, Rabu (22/7).
Sepanjang itu, Aip akhirnya di tahun 2021 memotivasi dirinya untuk menjadi seorang Mahasiswa ilmu ekonomi di kampus STIE Budi pertiwi, Kerawang.
Selama menjadi mahasiswa, Aip aktiv didalam pergerakan perhimpunan mahasiswa. Dengan dikolaborasikan profesi wartawan, Aip banyak mengedukasi masyarakat terutama kaum birokrasi yang melakukan perkeliruan di instansinya.
Bahkan dibeberapa momen liputannya, Aip sempat diancam akan dipotong tangannya. Hal itu terjadi pada saat Aip sudah masuk menjadi Wartawan Ayo Kerawang.
"Di tahun 2025, Saya sempat diancam dipotong tangannya oleh preman Tempat Hiburan Malam (THM) karena saya meliput izinnya. Sehingga THM tersebut pada akhirnya ditutup," jelasnya.
Diakhir wawancara, Aip menyampaikan betapa mulianya Profesi Wartawan. Dengan resiko yang tinggi terus tetap berdiri tegak demi mendapatkan berita yang sesuai fakta hingga taruhannya nyawa. (Arief)


Post A Comment: