CIREBON – Jajaran Polres Cirebon Kota bersama Polsek Kesambi bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait ditemukannya jenazah seorang wanita muda di sebuah rumah kos di Desa Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban diketahui berinisial Y.A. (23), warga Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Jenazahnya ditemukan di dalam kamar kos yang terkunci setelah pihak pengelola dan warga setempat membuka pintu secara paksa.
Kronologi Penemuan. Penemuan ini bermula dari kekhawatiran rekan korban yang sudah beberapa hari tidak dapat menghubungi Y.A., baik melalui sambungan telepon maupun media sosial.
Penjaga rumah kos, Maulana Sidik (18), menceritakan bahwa dirinya sempat menerima pesan dari teman korban pada Senin malam (27/7/2026) untuk mengecek keberadaan Y.A.
Namun saat didatangi, kondisi kamar dalam keadaan terkunci dari dalam, lampu padam, dan tidak ada respons saat dipanggil.
Upaya mengecek keberadaan korban sempat terkendala karena kunci cadangan tidak ditemukan. Baru pada Selasa siang, penanggung jawab rumah kos, Yogi Sugara (46), meminta bantuan saksi Dendi Hidayat (41) untuk membuka paksa pintu kamar korban.
Saat pintu berhasil dibuka, Y.A. ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa. Diperkirakan korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.
Pengelola kos bersama penghuni lainnya, seperti Dhea Dara Ayuning (19) dan Nur Faticha (23), segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian melalui Call Center Layanan Polisi 110.
Hasil Olah TKP dan Dugaan Penyebab Kematian. Menerima laporan darurat tersebut, tim gabungan dari Polres Cirebon Kota, Unit Reskrim, Unit Inafis, Polsek Kesambi, hingga Bhabinkamtibmas langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan area, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim Inafis di lokasi kejadian, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun bekas penganiayaan pada tubuh korban.
"Berdasarkan informasi sementara, korban diketahui sempat mengalami kondisi sakit sebelum ditemukan meninggal dunia.
Dugaan awal penyebab kematian adalah sakit, namun untuk kepastian resminya kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak berwenang," ujar Kapolsek Kesambi, Iptu H. Suganda, S.H.
Saat ini kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk proses penanganan serta evakuasi jenazah lebih lanjut.
Atas peristiwa ini, Iptu H.Suganda mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Ia juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila menemukan kejadian darurat di lingkungan sekitar agar dapat ditangani secara cepat dan profesional.
(Asih)


Post A Comment: