Koran Cirebon. Kota Cirebon — Pada peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-81 -2026, Pemerintah Kota Cirebon membuktikan komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan prima di berbagai sektor pelayanan publik. Berbagai capaian progresif ini sekaligus kembali menunjukkan eksistensi Kota Cirebon di kancah regional maupun nasional, khususnya dalam mewujudkan pelayanan yang mudah, jelas, adil, dan membangun.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon, Andi Armawan, menegaskan bahwa momentum kemerdekaan tahun ini diisi dengan langkah maju dan bergerak cepat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Di hari kemerdekaan RI ke-81 ini kami terus maju dan bergerak memberikan pelayanan prima, dari mulai administrasi kependudukan, KTP-el, perekaman, sampai percetakan KTP tidak makan waktu lama, cukup maksimal satu jam jadi. Pelayanan transparan, cepat, dan gratis," ungkap Andi.
Ia menjelaskan, arti kebebasan dan kemerdekaan bagi masyarakat jika dikaitkan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di Disdukcapil berkaitan erat dengan pemanfaatan KTP Elektronik serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Layanan digital ini menjadi fondasi Digital Public Infrastructure (DPI), di mana Nomor Induk Kependudukan (NIK) di dalam KTP dan IKD menjadi basis bagi pelayanan publik lainnya.
Contoh nyata pemanfaatan NIK ini terlihat dalam program perlindungan sosial (perlinsos), di mana pemerintah menyalurkan bantuan berdasarkan pengelompokan desil. Masyarakat pada desil 1 hingga 4 menerima bantuan dari pemerintah, sementara warga pada desil 6 hingga 10 dikategorikan mampu dan tidak lagi menerima bantuan, yang dinilai tidak menjadi sebuah permasalahan di masyarakat.
Kendati sempat ada keluhan terkait dinamika perubahan data desil tersebut, pihak Disdukcapil memastikan bahwa kepemilikan identitas kependudukan tetap menjadi syarat utama untuk mengakses berbagai layanan publik lainnya.
Guna mempermudah warga, layanan administrasi kependudukan kini bisa diakses langsung dari rumah. Masyarakat cukup membuka fitur IKD untuk mengajukan pembuatan Kartu Keluarga (KK), KTP, Akta Kelahiran Anak, Kartu Identitas Anak (KIA), maupun dokumen kependudukan lainnya. Setelah diproses dan diverifikasi oleh petugas, dokumen digital tersebut akan dikirimkan kembali ke akun IKD pemohon.
Ke depan, program jemput bola akan terus digencarkan secara luas. Layanan jemput bola ini menyasar mulai dari lingkungan sekolah tingkat TK, SD, SMP, SMA, hingga lembaga pendidikan luar biasa (SLB) bagi penyandang disabilitas untuk perekaman KTP-el dan pembuatan Kartu Anak.
"Tidak hanya itu saja, tapi bagi masyarakat yang rentan secara kesehatan yang tidak bisa hadir karena sakit, gangguan jiwa, dan sebagainya, kami siap hadir untuk masyarakat. Ini sebagai wujud kemerdekaan yang dirasakan oleh masyarakat dari pelayanan prima dari Dinas Catatan Sipil Kota Cirebon," pungkas Andi.
Pernyataan tersebut dirasakan langsung oleh warga. Mala Sari Wangi Desil 1 dan Valeriana Ernowo, warga Rt 01 RW 11 Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, mengaku sangat terbantu dengan kecepatan layanan administrasi di kota ini.
"Saya sangat terbantu sekali dalam pelayanan pembuatan atau pencetakan KTP yang hilang, hanya satu jam kurang sudah jadi tanpa harus mengantri lama. Pelayanan yang sudah sangat prima ini agar terus dipertahankan, agar masyarakat sangat merasakan sekali makna dari kemerdekaan ini," tegasnya.
Deretan Prestasi dan Pengakuan Gemilang Kemerdekaan di sektor pelayanan dasar dan kesejahteraan sosial di Kota Cirebon juga dicatatkan melalui sederet pencapaian gemilang sepanjang tahun 2025 hingga 2026. Di bidang kesehatan dan tata kelola pemerintahan, Kota Cirebon meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 serta predikat Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman Republik Indonesia pada 2025.
Komitmen terhadap pelayanan publik berbasis digital turut diakui melalui raihan hasil penilaian PEKPPP yang masuk dalam Top 10 Nasional, serta Public Service Award 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat.
Prestasi tersebut semakin lengkap dengan keberhasilan pengendalian inflasi yang mengantarkan Kota Cirebon sebagai Terbaik Pertama Kategori Pengendalian Inflasi pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Di bidang kependudukan dan keluarga berencana, Pemkot Cirebon menorehkan pencapaian pelayanan KB Metode Operatif Wanita (MOW) 2025 serta Rumah Data Kependudukan Paripurna yang melampaui 100 persen, ditambah pelaksanaan fasilitasi Siperindu terbanyak dengan kategori minimal empat kali.
Geliat pembangunan manusia dan sosial turut diwarnai oleh prestasi Dinas Sosial yang sukses menyabet Juara II Sayembara Penanganan ODGJ Terbaik untuk kategori kabupaten/kota, serta penghargaan LPM Award 2026. Sektor ekonomi kerakyatan pun tak ketinggalan, di mana Koperasi Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat berhasil disabet melalui ajang Anugerah Koperasi Jawa Barat 2026.
Tidak hanya unggul dalam aspek administratif dan pelayanan, Kota Cirebon juga menunjukkan taringnya di bidang seni, budaya, dan olahraga. Kontingen Kota Cirebon sukses keluar sebagai Juara Umum Porsenitas XIII KUNCI BERSAMA 2026. Sementara di kancah kreativitas seni, perwakilan Kota Cirebon sukses memborong apresiasi sebagai Juara Terunik Fashion Show pada Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026.
Akumulasi penghargaan ini menegaskan bahwa roda pemerintahan di Kota Cirebon bergerak secara seimbang antara pembangunan infrastruktur fisik, pelayanan kesehatan, jaminan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif dan masyarakat.
(Asih Mintarsih)


Post A Comment: