CIREBON — Diduga sikap tak biasa ditunjukkan oleh Kepala Sekolah SD Kesunean 1 Kota Cirebon, Rukijah, S.Pd. Ia diduga sengaja bersembunyi dan menghindar saat wartawan mendatangi sekolah tersebut untuk melakukan tugas jurnalistik pada Selasa (20/10/2026).
Kejadian bermula ketika wartawan berinisial P mendatangi lokasi sekolah. Saat tiba di depan ruang Kepala Sekolah, pintu ruangan dalam keadaan terbuka. Bahkan terlihat seorang wali murid baru saja keluar dari ruangan tersebut.
P mengutip bahwa ia sempat melihat sosok perempuan yang diduga kuat adalah Kepala Sekolah berada di dalam ruangan. Namun, saat wartawan mengucapkan salam, perempuan tersebut justru bergegas masuk lebih ke dalam dan tak kunjung keluar.
"Pintu ruangan Kepsek terbuka dan saya melihat ada sosok wanita di dalam. Ketika saya ucapkan salam, sosok yang diduga Kepala Sekolah itu malah masuk ke dalam ruangan lain dan menghilang," ujar P.
Merasa yakin ada orang di dalam, wartawan memilih menunggu di depan pintu yang masih terbuka. Tak lama kemudian, seorang yang diduga tenaga pengajar (guru) menghampiri dan menanyakan maksud kedatangan media. Ketika disampaikan hendak menemui Kepala Sekolah untuk konfirmasi atau wawancara, guru tersebut masuk ke dalam ruangan dan tak lama keluar kembali seraya menyatakan bahwa " Kepala Sekolah tidak berada di tempat".jelas guru.
Sikap tertutup ini menuai kecurigaan dari awak media lainnya. Rekan media berinisial R menyayangkan tindakan yang berkesan menghindar tersebut. Menurutnya, sebagai pejabat publik yang memimpin instansi pendidikan, Kepala Sekolah seharusnya bersikap transparan dan terbuka kepada media.
"Kenapa harus menghindar dari media? Entah alasan apa pun, tindakan bersembunyi saat ada di tempat patut dipertanyakan. Apakah diduga ada hal yang ditutupi, baik terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun hal lainnya?" tegas R.
Atas kejadian ini, insan pers berharap Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon dapat turun tangan dan menindaklanjuti peristiwa tersebut. Sikap transparan pejabat publik sangat diperlukan guna menjaga akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pendidikan di Kota Cirebon.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Sekolah SD Kesunean 1 maupun Dinas Pendidikan Kota Cirebon belum memberikan konfirmasi resmi terkait insiden tersebut.
(Yoga)


Post A Comment: