BOX REDAKSI




Diterbitkan Oleh :PT. MEDIA KORAN CIREBON


NOMOR AHU: AHU-0038836.AH.01.02.TAHUN 2026


Berdasarkan : UU No. 40. Tentang PERS

Oleh : PT. MEDIA KORAN CIREBON

SK. Menkumham : No. AHU : AHU-015060.AH.01.30.TAHUN2022

NPWP PT. 65.195.714.4-421.000




Akta Pendirian No.8 Tanggal 18 JUNI 2026 Notaris HENDRI WIJAYA,SH,M.kn

Pendiri : Dr. Agus Manurung, SE.SH.MH., Asih Mintarsih / Firda


Dewan Pembina : Dr. Agus Manurung, SE.SH.MH., Dr. H. Diding Syafrudin. Asep Nana, Mulyadi Z, Muhadi


Penasihat Hukum : Dr. Agus Manurung, SE.SH.MH., Dr. H. Dr.Lusia Sulastri S.H.M.H. (Jasmine), Dodi Dosanto SH, Umar Amaro SH


Pemimpin Umum : Darma Kusuma


Pemimpin Perusahaan : Asih Mintarsih


Pemimpin RedaksI : Arip Yolando


Wakil Pemimpin RedaksI : Asep Nana


Dewan Redaksi : Dr. H. Diding Syarifudin H. Darma Kusuma, Suwandi, Ferry Rusdiono, Brigjen Pol (P) DRS. A. Rusno Prihardito , Wagi Altasya, Bambang Eko S, Ating


Redaktur : Al Banzary, Firda Asih


Editor : Nurrudin


Korlap : Rukma Hermada


Sekertaris Redaksi : Mala Sari Wangi


Bendahara Redaksi : Valeriana Ernowo


Staff Redaksi : Muali, Andri, Shidiq Wibisono, Showadi, Nurkaman SH, Betran Ernowo, Rizqin, Khaerunisa, w


Pemasaran : Renaldo Ernowo SE


Layout : Jegrog


Kaperwil Jabodetabek : Rusdiono


Kaperwil Jateng : Nana


Korwil : Nurzaman


Korwil Jabar: :


Investigasi : .


KABIRO KORAN CIREBON


Kota Cirebon : Tedi


Kabupaten Cirebon : Reynaldi


Cirebon Timur : Dasuki


Cirebon Utara : Supriyadi


Cirebon Barat : Diding .


Indramayu : Agus Suherman


Kuningan : Kodir


Majalengka : Indah JusariDliki Darda


Cimahi :


Bali :


Subang : Gustav SH.SE


Garut : Beni Nugraha AMD.KD


Bengkulu :


Lampung Utara : / Okti


Tegal :



Brebes :


WARTAWAN KORAN CIREBON


Kota Cirebon :Tatang, Godrianto, Dodi Agustian


Kab. Cirebon :Agus Irnawan, Safitri,


Subang :Arthur SH.SE


Kuningan : Piem Apriyanto


Majalengka : .


Indramayu :


Jabodetabek : Hendra, Martin LS


Jawa Tengah :


Jakarta (Wilayah Liputan KPK, Kementerian dll) : Feri Rusdiono

Jakarta : Fitri Herliani


Bandung : Jamaludin


Cimahi :


Bekasi : Siti Sarah


Bengkulu :

Cianjur : Moh. Arfin Yusuf

No. Rek BRI : 4130-01-012390-53-1

Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan :

KANTOR PUSAT: Perumahan Pejambon Van Java Kelurahan Pejambon Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon

Telp : 0895 7087 71888 - 0821 1776 2817

Percetakan : CV. Angkasa & Brother

Isi di luar tanggung jawab percetakan

Pengiriman Berita :redaksikorancirebon@gmail.com

koranecirebon@gmail.com

Iklan dan Pemasaran :

Navigation
Berita Terkini // Lihat Semua 

TARI BEDHAYA RIMBE TAMPIL HANYA ACARA KEBESARAN KESULTANAN KANOMAN CIREBON

Cirebon (Koran Cirebon) - 2/3/2020. Dipentaskan hanya pada acara kebesaran Kesultanan Kanoman Cirebon yaitu Tari Bedhaya RIMBE yang menggambarkan kerlap kerlip cahaya lilin yang dibawa oleh setiap penari yang berjumlah 6 orang, dan Tarian yang aslinya memakan waktu pentas sekitar 2 jam tapi sekarang ini telah disederhanakan oleh Sultan Kanoman XII Sultan Raja Muhammad Emirudin menjadi sekitar 50 menit dimulai sejak tahun 2005.

   Yang saat itu dipentaskan kembali pada pagelaran tari dan Silaturahmi Akbar Famili Kesultanan Kanoman di Keraton Kanoman, setelah tarian itu sekian lama "menghilang" kurang lebih sekitar 36 tahun lamanya.

   Dari Filosofi tarian ini adalah mengandung pesan dakwah yaitu" Setelah Wali Songo menggelar syiar dan dakwah secara serentak maka saat itu masyarakat seperti mendapat cahaya penerang dari "kegelapan" dengan memeluk agama Islam, dan digambarkan dengan kerlap kerlip cahaya lilin tersebut dan simbolisasi 6 orang penari yang menggambarkan Rukun Iman sebagai fondasi keyakinan.

   Tarian tersebut adalah Kombinasi dari warisan budaya Sunda, Jawa dan Islam yang nampak jelas tercermin dalam pakaian setiap penari,dan tarian ini konon diciptakan pada masa Panembahan Ratu I (Raja Cirebon bertahta 1570-1649 M) yang juga diperkirakan menggiatkan kembali berbagai warisan seni budaya peninggalan Wali Songo saat itu termasuk tarian.

   Dan mengalami jaman keemasan maka dihidupkannya kembali beragam tari Bedhaya milik Kesultanan Kanoman pada masa  Sultan Kanoman VIII Sultan Raja Muhammad Zulkarnain, hingga dilestarikan oleh Sultan Kanoman XII Sultan Raja Muhammad Emirudin saat ini.terangnya.

( RED.Koran Cirebon)
Banner

Post A Comment: