Majalengka (Koran Cirebon) - Mengamati perkembangan yang memprihatinkan atas meningkatnya penyebaran virus corona atau covid 19 di seluruh dunia dan di indonesia terkhusus bagi para kepala desa yang berada di wilayahnya masing masing,upaya perlindungan (proteksi) dalam pencegahan covid - 19 dengan memanfaatkan dana desa untuk penanggulangan bencana,keadaan darurat,yang mendesak desa sesuai dengan peraturan mentri desa (permen desa),seperti halnya yang telah di lakukan oleh pemerintahan desa singawada kecamatan rajagaluh kabupaten majalengka,berbagai upaya telah di lakukan mulai dari penyemprotan disinfektan ke tiap RT/RW,pembagian masker, menyediakan air bersih, hand sanitizer untuk cuci tangan di tiap blok,memberikan penyuluhan ke warga yang baru pulang dari perantauan untuk karantina selama 14 hari,serta akan melakukan pembagian bantuan langsung tunai (BLT) ke warganya.
Selain itu juga kepala desa singawada melalui sekertaris desa ahmad safari saat di temui di ruang kerjanya sabtu 09/05/2020 iapun mengatakan bahwa desa telah melakukan musyawarah khusus disaat perubahan perubahan RKPDes mesti di jalani karena ada suatu wabah corona serta untuk penunjangan kegiatan pencegahan wabah tersebut otomatis pihak desa harus merubah RKPDes,dengan adanya perubahan itu di tunjang oleh musyawarah yang di selenggarakan oleh BPD,untuk pelaksanaan kegiatan kegiatan yang di rencanakan dalam APBDes sudah terpapar di RKPDes,perubahan yang di lakukan melalui musyawarah khusus, adapun musyawarah lainnya yang terdapat di RKPDes tahun anggaran 2020 itu sudah terkaper dalam RPJMDes yang di susun pada awal tahun 2015 melalui musyawarah dusun yang di selenggarakan di dua dusun yaitu andansari dan puspasari,usulan usulan dari musyawarah tersebut terkaper dalam RPJMDes serta di tuangkan per tahun melalui RKPDes setelah itu di realisasikan dan di jabarkan APBDes di tahun anggaran yang berjalan.ungkapnya.(Dede S)


Post A Comment: