Cirebon. Koran Cirebon.Baku hantam ola dan dedi yang terjadi di jalan Sutomo Kamis 22 Mei 2025 akhirnya saling Lapor Polisi,lalu Sabtu tanggal 24 mei kami dari koran cirebon mewawancarai Dedi dan para saksi saksi yang ada pada kejadian perkelahian antara Dedi dan Ola di Jalan Sutomo.
Saat di Konfirmasi media ini Dedi menerangkan,saya di telepon Ola dan ola menuduh saya sebagai diduga Cepu dan marah marah dengan Nada tinggi,Lalu menantang duel dengan saya.Awalnya saya mengabaikan tapi karena bahasanya sangat kasar dan tidak enak didengar,maka saya mendatangi Ola karena saya pikir nggak bakalan terjadi apa apa kan di tempat ola berada banyak teman teman saya yang juga teman ola.
Akan tetapi kenyataannya diluar Presiksi saya,karena saya datang ola langsung teriak teriak berkata kasar dan menantang,disitu saya tidak merasa jadi saya tidak terima saya jawab teriakan ola kalau saya tidak.Tiba tiba saya di pukul sama ola dan spontan saya balas Pukul.
Temen temen yang ada di tempat juga spontan pada bangun dan melerai memisahkan kamu berdua,kalau bagi saya sih kan kita temen ya sudahlah kita selesaikan dengan Kekeluargaan saja dan sudah selesai.terang dedi.
Lalu media ini mendatangi para saksi untuk mewawancarai terjait Kronologi terjadinya perkelahian antara dedi dan ola, saat ketemu Doni Osman Selaku teman dari ola menerangkan kepada kami selaku wartawan.Dengan ini Doni menerangkan tentang kronologi kejadian antara Dedi dan Ola. Berawal dari ola yang menelepon Dedi dengan nada tinggi dan caci maki serta menantang dedi Duel.
Dengan bahasa apakah saya yang mendatangi kamu kecapil apa kamu yang mendatangi saya.Selang beberapa waktu sekitar jam10:49 dan sekisar antara jam 11 lebih datanglah Dedi.
Dan terjadilah debat cekcok antara dedi dan ola dan saya langsung melerai memisahkan antara dedi dan ola, setelah itu saya mau di mediasikan kedua nya tetapi kedua belah pihak sudah saling emosi dan terjadi cekcok lagi.
Bahasa bahasa yang kedua nya semakin emosi dikarnakan lemparan ucapan ola yang menuduh Dedi semakin emosi dan ola langsung menghampiri dedi saya langsung merangkul ola untuk melerai.
Saat itu dedi di pisahkan oleh Hendrik untuk mencegah terjadinya perkelahian atau baku hantam dan akhirnya terpisah, saat saya mencegah ola akan tetapi ola dengan sekuat tenaga melepaskan pegangan saya dan ola langsung menghapiri dedi dan langsung memukul dedi yang ketahui oleh priyo dan priyo langsung melerai.
Dedi bilang lah ko main pukul pukul, dedi semakin emosi dengan sekuat tenaga akhir nya dedi bisa melepaskan pegangan hendrik. pada akhirnya terjadi baku hantam antara dedi dan ola dan di lerai lagi keduanya. saat di pisahkan masih saling emosi dan tidak mau di pisahkan sedangkan dedi ketika doni teriak.
Dedi kamu pergi sudah jangan, hendrik bawa dedi bawa pulang ucap doni kepada hendrik dan dedi menurut.sedangkan ola masih menerjang dengan caci maki.
Akhirnya dedi tersulud lagi emosinya tapi masih bisa ditahan oleh hendrik untuk di bawa pulan dan ola langsung di bawa ke rumah sakit gunung jati untuk perobatan,doni pun menyatakan ini murni perkelahian tidak ada penganiyayaan terhadap ola, dipisah sudah,di lerai sudah, bahkan saya pun kena sikut ola waktu melerai ola. tegas doni.
Keduanya masih emosi, apa lagi dedi yang merasa di tantang duel oleh ola. ungkap Doni ketika kami wawancarai.
Selang beberapa menit kami pun mewawancarai saksi saksi langsung yang mengetahui terjadinya perkelahian antara Dedi dan ola..Agus sukarna mengatakan saya dan purwoku aji bahwa ola yang menelepon dedi dengan nada tinggi di sertai caci maki dan kasar serta ada bahasa kamu perempuan apa laki laki kalo kamu laki laki ayo kita Duel sama saya dan tidak ada tuntuttan apa pun tegas ola kepada dedi.
Dengan nada tinggi ola mengatakan apa saya yang ke Capil apa kamu yang datang kesini temuin saya tegas nya dengan nada tinggi. Dan selang beberapa menit jam nya saya kurang tau dedi datang menemui ola dan sempat cek cok antara keduanya dan terjadi lah perkelahian tersebut di karna kan ola sendiri yang mengatakan kamu duel dengan saya.
Di saat pemukulan priyoadi sedang duduk di jembatan dan tahu persis bahwa ola yang memukul dedi di saat pemukulan langsung di pisah oleh teman teman dan kedua belah pihak saling emosi.
Dan akhir nya keduanya saling dorong mendorong dan keduanya terjatuh pada saat terjatuh posisi Dedi di atas dan ola di bawah dan terjadilah pemukulan yang di awali oleh ola dan dedi balik memukul di saat posisi terjatuh ola di bawah dan langsung di lerai lagi sama teman teman sudah sudah jangan bikin malu di liat orang akhir nya dedi pun di tarik di jauhkan dari ola dedi di tarik ke gang karna jalanan jadi sempat macet.
Ketika dedi di tarik di gang samping MM doni langsung lari ke dedi dan sambil teriak dedi sudah sudah jangan bikin malu dedi pun dengan sigap kang dan menuruti saya bilang kamu sekarang juga kamu pulang dan dedi pun menuruti ketika dedi sedang di nasehati oleh doni ola dari jalan lari menghapiri dedi lagi sambil melayangkan pukulan ke muka dedi dan dedi tidak melawan dedi langsung di tarik doni untuk di bawa pulang di bonceng hendrik dan olah masih mengejar dedi dan akhir nya di tahan oleh Aris di cegah supaya tidak terjadi perkelahian lagi .ungkap Doni.
Ketika awak media koran cirebon mewawancarai ola.iya mengatakan persoalan ini antara Dedi dengan saya.praduga tentang cepu.
Itu kan ranahnya unit Narkoba.kalau persoalan saya dan dedi sudah di rana unit Reskrim saya sudah melaporkan atas penganiyaan tersebut
Termasuk visum juga sudah jelas.mohon maaf hal ini silakan konfirmasi ke pihak kepolisian dan pengadilan kita tinggal tunggu hasil pengadilan
Jadi tidak ada perdamaian buat saya disini.terkecuali kalau kemaren Sapto tidak membuat geram saya mungkin pintu maaf saya agak terbuka tapi karna
Dia meledek merendahkan dan membuat saya tersinggung lebih dalam di WA grup yang sudah saya sikrinsot.sehingga saya bulat .bahwa ini di teruskan secara proses hukum dan saya minta di proses dengan seadil adilnya tegas Ola.
(Team)




Post A Comment: