Cirebon.Minggu 15 Februari 2026. Koran Cirebon – Sampai sekarang masih bertahan Di tengah gempuran tren musik modern, sebuah nama legendaris asal Cirebon, Sagaraz Band, membuktikan bahwa eksistensi musik rock sejati tak lekang oleh waktu. Didirikan tepat pada 20 Oktober 1991, band ini tengah bersiap menyongsong usia ke-35 tahun dengan semangat yang tetap membara.
Awal Mula dan Gebrakan Nasional Band ini Lahir dari visi Yogha Prima, sang gitaris sekaligus leader, Sagaraz bermula dari kolaborasi sederhana. "Ide pertama mendirikan Sagaraz berawal dari saya, yang kemudian menghubungi Igun sebagai vokalis dan Dadan sebagai bassis," kenang Yogha.
Ternyata tak butuh waktu lama bagi mereka untuk menembus panggung nasional. Di tahun pertamanya berdiri (1991), Sagaraz sudah menghentak panggung bergengsi Pasar Seni Ancol, Jakarta. Mereka tampil bersanding dengan nama-nama besar seperti lady rocker Yessi Gazzela, maestro Deddy Dores, serta deretan Band Rock Nasional lain di Jamannya. Di Cirebon dan sekitarnya, Sagaraz menjadi langganan pengisi acara di berbagai tempat wisata dan festival musik rock.
Bahkan formasi dan Manajemen Profesional Seiring berjalannya waktu, Sagaraz mengalami beberapa kali perombakan untuk menjaga kesegaran musikalitas mereka. Formasi teranyar yang kini mengawal eksistensi Sagaraz adalah:
Yogha Prima (Lead Guitar),Igun (Vokal),Eko Satoto (Bass),Anwar (Keyboard),Dody (Drum).
Ternyata menariknya, pengelolaan Sagaraz kini jauh lebih profesional di bawah naungan Manajemen Hotel Malindo yang berdomisili di Rembang, Jawa Tengah. Meski Yogha Prima kini banyak menghabiskan waktu di Rembang untuk urusan manajemen, ia rutin kembali ke Cirebon setiap bulan untuk menjaga denyut nadi musik rock di kota kelahirannya.
Harapan untuk Ekosistem Musik Cirebon Menjelang usia ke-35, Yogha Prima membawa misi besar bagi kemajuan seni di daerah. Ia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Cirebon, khususnya dinas terkait dan para pengusaha Mall dan tempat Hiburan lainnya agar memberikan perhatian lebih terhadap potensi seni musik lokal.
"Kami berharap dunia musik, khususnya rock legend di Cirebon, tetap hidup dan punya banyak penggemar. Kami ingin musisi Cirebon bisa lebih berkembang maju dan tidak kalah dengan musisi dari kota-kota besar lainnya," ujar Yogha.
Disaat yang sama Asih Mintarsih Direktur Media Koran Cirebon didampingi Moh.Toha menambahkan, Dengan manajemen yang solid dan sejarah panjang yang mengakar,pastinya Sagaraz Band optimis akan terus mewarnai industri musik tanah air dan menjadi inspirasi bagi generasi musisi muda di Cirebon.pungkasnya.
(Firda Asih)






Post A Comment: