Polresta Surakarta- Polda Jateng.Koran Cirebon – Wakapolresta Surakarta AKBP Sigit, SIK, MH mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, SIK.MH menyampaikan situasi terkini pada malam hari ke-3 pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam keterangannya dari Pos Terpadu Benteng Vastenburg Surakarta, Wakapolresta memastikan bahwa kondisi keamanan dan arus lalu lintas di wilayah Kota Surakarta secara umum aman dan terkendali.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta juga menyampaikan ucapan Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.
“Kami dari Polresta Surakarta mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kota Surakarta dan sekitarnya. Semoga di momen Idul Fitri ini kita semua diberikan keberkahan, kesehatan, serta kelancaran dalam setiap aktivitas,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, arus lalu lintas pada malam hari ini terpantau ramai namun tetap lancar. Hal ini tidak terlepas dari langkah antisipasi yang telah dilakukan oleh Polresta Surakarta sesuai arahan pimpinan. Salah satunya melalui optimalisasi penempatan personel di titik-titik strong point, khususnya pada lokasi rawan kepadatan dan kecelakaan lalu lintas seperti Simpang Ngarsopuro, Gladak, Pasar Gede, kawasan Joglo, hingga wilayah perbatasan lingkar luar Kota Surakarta.
Selain itu, pengawasan dilakukan secara intensif baik siang maupun malam hari. Kesiapsiagaan personel dipantau secara langsung di lapangan, serta melalui video conference dan laporan langsung (live report) dari masing-masing titik plotting. Dengan sistem ini, pengendalian situasi dapat dilakukan secara optimal dan real time.
Untuk mendukung pengamanan, Polresta Surakarta juga telah mendirikan sejumlah pos di lokasi strategis, antara lain Pos Patung Keris, Terminal Tirtonadi, Paragon, dan Pos Jurug.
Seluruh aktivitas pengamanan tersebut terpusat dan dapat dimonitor melalui Pos Terpadu Benteng Vastenburg dengan dukungan sistem CCTV dan live streaming, termasuk pemantauan di pusat perbelanjaan, pasar, terminal, stasiun, hingga tempat wisata.
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, berbagai satuan tugas (satgas) juga telah dibentuk guna mendukung pengamanan secara menyeluruh. Pengawasan dilakukan secara berlapis, baik melalui kehadiran langsung di lapangan maupun fungsi pengawasan internal, guna memastikan seluruh personel menjalankan tugas secara optimal.
Memasuki hari ketiga Lebaran, Kota Surakarta menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk wisata, kuliner, dan belanja. Pengunjung tidak hanya berasal dari wilayah Solo Raya, tetapi juga dari luar daerah seperti Daerah Istimewa Yogyakarta dan kota-kota besar lainnya.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polresta Surakarta mengimplementasikan program dari Polda Jawa Tengah, yakni SiPolan dan TAC (Travel Assistance Corridor). Melalui program tersebut, anggota Polri turut berperan sebagai pemandu wisata (tour guide) yang siap memberikan informasi kepada masyarakat maupun wisatawan.
Selain itu, aplikasi SiPolan juga memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi penting seperti kondisi lalu lintas, titik rawan kecelakaan, tingkat kepadatan, serta informasi lainnya. Program ini dinilai efektif dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat.
Dari hasil pemantauan CCTV, terdapat beberapa titik yang mengalami peningkatan volume kendaraan. Namun demikian, tidak terjadi kemacetan yang signifikan, dan arus lalu lintas tetap berjalan lancar berkat sistem pengaturan yang telah disiapkan.
Wakapolresta juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk saling menghormati, bersabar, dan tidak saling mendahului yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” tegasnya.
Terkait arus balik, diperkirakan akan terjadi pada H+5 hingga H+7 Lebaran, dengan peningkatan volume kendaraan menuju kota asal seperti Jakarta, Surabaya, dan kota besar lainnya.
"Polresta Surakarta menyatakan kesiapan penuh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dalam arus mudik maupun arus balik. Dengan komitmen tersebut, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan Lebaran dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif," pungkasnya.
(Firda Asih)



Post A Comment: