Polrestabes Semarang, Polda Jateng.Koran Cirebon — Upaya memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan dunia akademik terus diperkuat melalui kolaborasi strategis. Polda Jawa Tengah bersama Universitas Negeri Semarang (UNNES) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus meluncurkan Pusat Studi Kepolisian yang digelar di Gedung Fakultas Hukum UNNES, Kamis (5/3/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 70 peserta dari unsur kepolisian, akademisi, serta perwakilan mahasiswa. Dari jajaran kepolisian hadir Dir Binmas Polda Jateng Kombes Pol. Siti Rondjiah, S.Si., M.Kes., Kabag SDM Polrestabes Semarang AKBP Tri Wakhyuni, S.A.P., M.M., Kasubbag Dalpers Bag SDM Kompol Ben Aras, Kapolsek Gunungpati Kompol Agung Raharjo, S.E., serta sejumlah pejabat Polrestabes Semarang dan Polsek Gunungpati.
Sementara dari pihak UNNES hadir Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Bisnis, dan Hubungan Internasional Prof. Dr. Nur Qudus, M.T., IPM., Dekan Fakultas Hukum Prof. Dr. Ali Masyhar, S.H., M.H., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Indah Sri Utari, S.H., M.Hum., serta jajaran pengelola Pusat Studi Kepolisian Fakultas Hukum UNNES.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, dilanjutkan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Polda Jawa Tengah dengan Universitas Negeri Semarang. Momentum tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata serta peresmian ruang Pusat Studi Kepolisian yang ditandai dengan pemotongan pita.
Dalam sambutannya, Dir Binmas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Siti Rondjiah yang mewakili Kapolda Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Polri dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas institusi kepolisian melalui kajian akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Menurutnya, keberadaan pusat studi ini diharapkan dapat menjadi wadah diskusi, penelitian, serta pengembangan kebijakan yang berkaitan dengan tugas-tugas kepolisian di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.
“Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong Polri semakin profesional dan adaptif. Ke depan, salah satu agenda yang akan dilakukan adalah sosialisasi terkait KUHP yang baru kepada masyarakat melalui pendekatan akademik dan edukatif,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor IV UNNES Prof. Dr. Nur Qudus menyambut baik kolaborasi tersebut dan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Polri kepada UNNES sebagai mitra dalam pengembangan kajian kepolisian.
Ia menegaskan bahwa kampus siap menjadi ruang kolaboratif bagi kegiatan diskusi, penelitian, maupun pengembangan kapasitas sumber daya manusia antara akademisi dan kepolisian.
“UNNES membuka ruang seluas-luasnya bagi kegiatan akademik bersama, termasuk diskusi, penelitian, maupun pengembangan keilmuan. Kami juga mempersilakan anggota Polri yang ingin melanjutkan pendidikan S2 maupun S3 untuk menempuh studi di UNNES,” ungkapnya.
Peresmian Pusat Studi Kepolisian Fakultas Hukum UNNES tersebut diharapkan dapat menjadi pusat kajian yang mendorong lahirnya berbagai pemikiran, penelitian, serta rekomendasi kebijakan yang mendukung peningkatan profesionalisme Polri sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 17.25 WIB dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta ramah tamah. Seluruh kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan sinergitas yang kuat antara Polri dan kalangan akademisi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia dan keamanan masyarakat.
(Firda Asih)



Post A Comment: