Cirebon.Koran Cirebon. Berangkat dari keinginan membangkitkan kembali kebudayaan Cirebon yang dinilai banyak generasi muda yang kurang mengetahui dan kurang faham tentang hal tersebut akhirnya Sultan Kacerbonan Pangeran Raja Abdul Gani Natadiningrat bersama Ketua Umum Yayasan Saka Tunggal Elang Ayip Ismail dan Sekjen Yayasan Saka Tunggal Elang Agung Senin Malam 30/3/2026 menemui Kyai Haji Said Aqil Siradj yang merupakan salah satu Kyai Besar NU dan mantan Ketua PBNU, bertemu di Pesantren Kempek Kabupaten Cirebon.
Kedatangan Sultan yang didampingi Yayasana Saka Tunggal Langlang Buana ini selain untuk bersilaturohmi kepada tokoh besar NU ini sekaligus meminta petunjuk masalah kebudayaan Cirebon yang dinilai makin berkurang kiprahnya bahkan anak anak muda jaman sekarang banyak yang kurang faham dengan budaya Cerbon.
Dalam pertemuan malam itu ,Kyai Aqil sangat terkesan dengan kedatangan Sultan Kacerbonan yang di dampingi Yayasan Saka Tunggal dan memberikan banyak saran dan masukkan untuk kemajuan dan perkembangan budaya khususnya kebudayaan Cirebon yang cukup terkenal hingga ke Manca Negara.
Kyai aqil yang merupakan Tokoh Ulama yang lahir di Cirebon mempunyai pandangan yang kuat mengenai Kebudayaan Cirebon dan Indonesia, menurutnya Agama dan Budaya lokal harus saling memperkuat bukan saling menghilangkan.
Menurut Kyai Aqil Kebudayaan Cirebon sebagai warisan yang harmonis antara Islam dan kearifan lokal dan harus dijaga untuk meneguhkan identitas keislaman sekaligus keindonesiaannya.
Dengan kehadiran salahsatu Sultan Cirebon menyambangi Kyai Aqil Siraj diharapkan pemerintah pusat mau bersinergi dengan Kraton kraton yang ada di Cirebon guna menjaga warisan budaya yang dinilai sangat sakral ini.
Dengan banyaknya petunjuk dan masukkan dari Kyai Aqil Siraj ini Sultan Abdul Gani bersama pengurus Yayasan Saka Tunggal merasa sangat berterima kasih kepada Tokoh Besar NU ini, dan Kraton akan selalu meminta petunjuk dan arahan kedepannya.
( Prayoga )



Post A Comment: