CIREBON.Koran Cirebon – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon kembali menunjukkan kesigapannya dalam aksi penyelamatan non-kebakaran. Pada Senin dini hari (6/4/2026), tim berhasil mengevakuasi sarang tawon jenis Vespa affinis yang meresahkan penghuni Pondok Pesantren (Ponpes) Sumur Wuni.
Kronologi Laporan Operasi ini bermula ketika petugas piket di Pos Seltim (Selatan-Timur) DPKP Kota Cirebon menerima laporan melalui pesan WhatsApp dari seorang warga bernama Didin tepat pada pukul 00.01 WIB. Dalam laporannya, Didin menginformasikan adanya sarang tawon berukuran cukup besar yang menempel di bagian atas genteng bangunan pesantren.
Jalannya Evakuasi Setelah dilakukan validasi data dan lokasi, DPKP Kota Cirebon tidak main-main dalam menangani potensi ancaman sengatan tawon predator tersebut. Sebanyak 18 personel pemadam kebakaran dan penyelamatan dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memastikan penanganan berjalan maksimal.
Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat lokasi sarang berada di ketinggian dan dilakukan pada malam hari. Menggunakan perlengkapan pelindung diri (APD) lengkap, petugas melakukan penyemprotan dan pembersihan sarang dari struktur genteng.
"Operasi penyelamatan non-kebakaran ini berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti di lapangan," ujar perwakilan petugas di lokasi.
Hasil Akhir Penanganan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 01.00 WIB. Berdasarkan catatan laporan, durasi penanganan memakan waktu selama 49 menit sejak tim tiba di lokasi. Saat ini, area Ponpes Sumur Wuni telah dinyatakan steril dari gangguan tawon, sehingga para santri dan pengurus pesantren dapat beraktivitas kembali dengan tenang.
Detail Operasi dengan Jenis Kejadian Penyelamatan Non-Kebakaran (Evakuasi Tawon),yang Lokasi Ponpes Sumur Wuni, Kota Cirebon.Dengan personel 18 Orang Waktu dan Penanganan 49 Menit.
(Nando)



Post A Comment: