CIREBON.Koran Cirebon– Dengan Hilangnya Motor Scoopy Merah Hitam E 4321 DO.No Rangka MHIJM0313PK47231.No Mesin JM03E1479282 nama di BPKB dan STNK Valeriana Ernowo (Bendahara Media Koran Cirebon juga Anak Kandung Firda Asih)diperkirakan kerugian Rp 20.000.000. yang kesehariannya Motor tersebut dipake Asih Mintarsih biasa di sapa Firda Asih Media Koran Cirebon digondol pencuri di Parkiran Stadion Bima Kota Cirebon sekitar Pukul 10.08 WIB, seorang wartawan di Kota Cirebon harus menelan pil pahit saat ia tengah bertugas meliput kegiatan Car Free Day (CFD) di Kawasan Stadion Bima, Minggu (23/11).Spontan yang teringat untuk dihubungi Firda Asih Wartawan Koran Cirebon adalah Kapolres Kota Cirebon AKBP Eko Iskandar SH.SIK.MSI.Respon Cepat dari Kapolres Kota Cirebon terbukti selang beberapa menit datang ke TKP Tim Pamapta,Tim Inavis,Tim Narkoba dan Polsek Kedawung Polres Kota Cirebon.
Kejadian ini menambah panjangnya catatan kasus curanmor yang ada di Wilayah Polres Cirebon Kota,yang sangat meresahkan warga khususnya pengunjung dan warga di sekitar area publik tersebut.
Kendaraan Scoopy Merah Hitam nomer polisi E.4321 D milik Firda Asih jurnalis dari media Koran Cirebon, raib dari tempat parkir sementara yang lokasinya tak jauh dari gerbang utama Stadion Bima, Kota Cirebon,sekitar pukul 08.00. WIB.
Firda Asih menuturkan, ia memarkir motornya di area yang dikhususkan untuk kendaraan pengunjung yang tidak masuk ke zona steril CFD. Ia hanya meninggalkan motor sekitar satu jam untuk mengambil dokumentasi di Area stadion bima.
“Saya sudah mengunci stang, tapi tidak pake kunci ganda di bagian cakram. Saat saya mengambil air minum di Gas bor motor tersebut masih ada,ironisnya selang 10 menit saya menoleh ke Parkiran motor sudah sudah tidak ada.saya tahu juga karena mayang (anak angkat) yang sedang berjualan di area ini bertanya,Bun di parkir dimana motornya kok nggak terlihat motor merah hitam bunda pada hal kan hanya beberapa meter saja dari sini.tanya mayang.
Padahal tempat Parkirnya cukup ramai orang berlalu lalang,dan posisi hanya 2 sampai 3 meter saja dari pedagang yang ada di lokasi kejadian” jelas Asih saat membuat laporan di Polsek Kesambi.
"Kejadian berawal saya mengambil Foto-foto untuk tugas jurnalisnya lalu saya duduk makan Bubur dan saya kembali ke motor mengambil Air yang ada di Gas Bo,selang 10 menit motor saya sudah tidak ada di parkiran tersebut.
Spontan saya teringat sama Kapolres Cirebon Kota untuk melaporkan kejadian ini melalui WA singkat,dan respon cepat dari Kapolres Ciko hanya selang beberapa menit saja Tim gabungan dari Polres Ciko datang ke TKP. Setelah itu disarankan agar membuat Laporan,kemudian saya langsung bikin laporan ke Polsek Kesambi No LP/72/XI/RES 1B/2025/RESKRIM Cirebon 23 November 2025. ujar Firda Asih.
Kehilangan motor ini menimbulkan kekecewaan mendalam bagi Firda Asih, mengingat motor tersebut merupakan alat utamanya untuk mobilisasi liputan jurnalistik dan misi kemanusiaannya sehari-hari.
Kapolsek Kesambi AKP Suganda membenarkan telah menerima laporan tersebut dan segera menerjunkan tim untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan.
“Kami tim gabungan akan segera menindak lanjuti laporan ini dan akan mendalami rekaman CCTV yang mungkin tersedia di gedung-gedung sekitar Bima. Kami juga akan berkoordinasi dengan pengelola area CFD untuk meningkatkan patroli dan pengamanan di titik-titik parkir yang rawan,” tegas AKP Suhanda.
"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, menggunakan kunci pengaman ganda yang berkualitas, dan tidak meninggalkan barang berharga di kendaraan saat beraktivitas di ruang publik."ujar AKP Suganda Kapolsek Kesambi.
(Valeriana)





Post A Comment: